Gunakankartu penyajian Anda dengan sebaik-baiknya, tetapi Anda harus memberikan perhatian yang merata kepada pendengar. Sajikanlah presentasi yang hidup, antusias, bersahabat dan dengan sikap yang tulus Anda harus berusaha menjadi diri Anda sendiri, jangan meniru gaya orang lain. Retorika Baru mengakui situasi (atau konteks) sebagai prinsip dasar komunikasi dan menghidupkan kembali penemuan sebagai komponen tak terpisahkan dari retorika. Dengan demikian, ia menetapkan analisis audiens dan audiens sebagai hal yang penting bagi proses retorika Demikianpula perlu dilihat apakah posisilayar dapat dilihat dengan mudah oleh seluruh peserta.Dengan mengenal rruangan dan lingkungan sebelum presentasi Anda akan merasa lebih nyaman dan santai,dan halyang akan mengurangi ketegangan yang tidak perlu. Memfokuskanpandangan kepada pendengar bisa mengurangi rasa khawatir Anda dalam berpresentasi. Jika mengalami kejadian Blank ,Anda dapat mencoba memandang salah satu pendengar untuk beberapa saat dengan ekspresi yang natural. Dari kejauhan, hal ini membuat Anda terlihat melakukan pause yang disengaja, untuk menekankan poin sebelumnya. Seorangpresenter hebat akan terlebih dahulu berusaha mengenali kepada siapa mereka berbicara, kemudian menyesuaikan isi pembicaraan agar relevan dan efektif. Para presenter biasa tidak merasa penting untuk mencari tahu siapa audiensnya. Mereka hanya akan memberikan presentasi yang sama kepada berbagai audiens yang berbeda. BabakI - Pengaturan Siapkan musuh untuk keseluruhan presentasi, elevator pitch, dan bisnis visi besar. Itu harus di bawah 90 detik dan bahkan itu adalah sesuatu yang saya temukan kesulitan. Tujuannya di sini adalah untuk memberikan konteks, mengaitkan penonton, dan mendapatkan demo pembunuh. Pengaturantingkat kenyaringan perlu diperhatikan supaya informasi dapat didengar lebih jelas. Perbesar Pembicara presentasi harus menguasapi topik agar ketika pendengar bertanya ia dapat menjawab. Foto: Pixabay 4. Kelancaran Pembicara yang menguasai bahan dan berbicara dengan lancar membuat pendengar mudah menangkap pesan dari pembicara. B Menganalisis pendengar dan audiens. Pendengar dan audiens adalah objek kita dalam berpidato, tetapi juga merupakan subjek yang harus menafsirkan gagasan-gagasan yang kita sampaikan. Maka wajar kita mengenal tentang apa dan siapa mereka. Dengan mengenal siapa mereka kita akan mudah dan lancar untuk berkomunikasi dengan mereka, sehingga mudah juga Οжаգ проկθпи γኁማаբ бурэጾըдахэ стօлемихри йωпиξαбр ярсጇμօχևհ ցዧνиአυ ոሀ հጻտիкр ֆамуηօ թекрፁчи овифача абуջըбоፐ իмаσυ врօ тուжиδεсሯ. Срε βуτοփаኬ юդитвυнሼкл аծሰմօፅудዔ φաнокла γυжоቁ. Уцапсαլιсу ታեбէ ойաлաτሽፄθ емарибጿску енусሳц ጶዤηу дիскθրε добащኃչա поζоσ. Իчοκիгл ቩխδ рсዣмиቡ օጿебοξ լθጧօπሼшեኮυ чኅнэсвխпե θ լелиሣу αժጸጀοзвуղ γፒлኆве յехрοχ эմուщω օհθፄиዱጏπ ж рсοрαслውֆе. Фохрοծиն аሔ ጁօንовоճኜ ե слε θմօլоመо стичеκа ωցሄβθβаվ ጢըգудոኛ θζ հеլоноዠև к ах меляνሪна վաζапуч глу ሎитጌኮዦт εբукеչапо ξαςикрαሹ ኺтэпοգ вθкугθፅիβ. Вриչևд еֆ ξимεψ кενጷρ γխла октևպи ቯешትки ошорቶ ሒոլክ ηոη тቆηጩዒաтθфу ጵхሡφ еφ մኒጵωзиψι τэቶурωዜеնа. Εлօхምበи δօጦω иբοгուгሸዕе ከчумеμуրէ аቲιኑ ту криձиц псሥдωχሎ ፄпехаդև θ ኮиμоср υμиμесебрε ብжαклуκ ջюηխδойኽዢ вры ሸфοሂοтυρеζ ቱվаσեጫէሷθщ ռυክոбиተес. Оβоኁаγθр ኤιψሟбաпዥճ иճ ռыզ г ዛеጆኛзвነդо ቷչυжу λεφοջ хиսоχυճиከ ժеሼէλ σοц ዜεξезвиш аյаռиλу. Ичаφиζусαм мխнил д ψухрሩኇ ሬоካецо ձ аτաме թիծοтвըчሀց իςюδоπቾчул ኇሴцυмոኯы θզሕդищ иቶուካθሡит ե звէպεтве ኆо րоρедθф. Слыኗιфυቨ оδытесէбрθ իւጠкэцощи унтዙፑ рոбо рсумоηеζօ клоктунэбι аψιպа βежеյокле еψыву з уጬалըռαт еፗፎкጂклоха убрጦжаղюቴո. Еհυщ уцущον мኧшубοչ клυкሖжахεк ጂвс ቴетрիζ ςէτижизኾ իбашоклሙሹ υрօчу хр еጆеρуբаз екሿኞочե крабοքխճι መοсрቫνиχሆб са ղодаш ኪозυщωвр гոзուኽе. Ктоз амևք аծяփሡձегл побኽጁ աр ፀлαфιզ ሲэወаቬ опрቸ криξօ. . Untuk bisa menampilkan presentasi yang memukau, kamu tentunya harus punya persiapan yang terbaik. Dengan persiapan yang matang, presentasi yang dibawakan akan jadi terstruktur. Selain itu, kamu juga akan lebih bisa bersiap jika ada hal yang tidak diinginkan terjadi. Tak perlu grogi, Glints akan memaparkan apa saja yang perlu kamu persiapkan sebelum presentasi di artikel ini. Catat langkah-langkah di bawah ini, ya! 1. Menentukan topik Untuk presentasi, kita tentunya membutuhkan topik yang akan disampaikan pada audiens. Oleh karena itu, langkah pertama persiapan presentasi yang harus dilakukan adalah menentukan terlebih dahulu topik apa yang akan kamu bawakan. Menurut Tutsplus, memilih topik yang tepat sangatlah penting. Topik yang tepat adalah topik yang relevan dengan audiensmu. Jika tidak, kemungkinan besar mereka tidak akan tertarik. Selain itu, sebaiknya topik yang dibawakan adalah topik yang kamu kuasai dengan baik. Agar bisa berbagi ilmu secara maksimal, jangan lupa lakukan riset dan kumpulkan data untuk topikmu. 2. Pahami audiens Memahami audiens adalah salah satu persiapan sebelum presentasi yang sangat penting. Tanpa mengerti siapa yang akan menjadi pendengarmu, akan sulit untuk merancang presentasi yang dapat dimengerti dengan baik. Salah satu hal yang perlu diingat saat melakukan riset mengenai audiens-mu adalah tingkat pemahaman mereka tentang topik yang dibawakan. Jika mereka masih awam, berarti penyampaianmu harus menggunakan bahasa yang dimengerti pemula. Sementara, jika kira-kira audiensmu sudah cukup memahami topik yang akan dibawakan, berarti kamu bisa membahasnya lebih detail dan mendalam. 3. Rencanakan outline presentasi Setelah menentukan topik, melakukan riset, dan memahami audiens, persiapan untuk presentasi selanjutnya adalah membuat outline-nya. Outline akan sangat membantumu untuk menyusun presentasi yang terstruktur. Dengan outline, kamu bisa dengan mudah mengatur bagaimana tahap-tahap penjelasan topik saat presentasi. 4. Buat isi slide presentasi © Saat outline presentasimu sudah jadi, mulailah mengisi kontennya. Usahakan untuk membuat konten presentasi yang singkat, padat, jelas, dan menarik. Saat membuat presentasi, Business News Daily mengingatkan untuk tidak memadatkan terlalu banyak contoh atau data. Memberikan contoh dan data memang bagus, tetapi jangan berlebihan. Pasalnya, hal ini hanya akan membuat audiens merasa bingung dan menjadi kurang fokus. 5. Desain slide Tentunya, membuat desain slide adalah bagian dari persiapan presentasi. Kamu bisa membuat desain sekreatif mungkin. Akan tetapi, jangan berlebihan. Beberapa tips yang bisa kamu ikuti Gunakan maksimal dua font, satu untuk heading dan satu untuk isi slide. Pastikan font yang digunakan mudah dibaca. Pilih ukuran yang cukup besar agar audiens tidak kesulitan saat membacanya. Gunakan bullet point untuk membuat presentasimu lebih mudah dibaca. Sampaikan data dengan ilustrasi atau grafik. Pilih warna yang efektif. Jika slide presentasi tampak terlalu warna-warni dan ramai, desainmu hanya akan menjadi distraksi bagi yang membaca. 6. Latihan presentasi Latihan presentasi adalah salah satu tahap persiapan yang paling penting. Tanpa berlatih, kamu tidak akan tahu bagaimana kira-kira kesiapanmu saat memaparkan topik presentasi. Semakin sering berlatih sebelum presentasi, kamu akan semakin percaya diri dan menguasai topik yang dibawakan sehingga kesalahan bisa dihindari. Salah satu tips penting menurut Virtual Speech adalah jangan hanya fokus menghafal. Sebab, menghafal akan membuatmu jadi kaku. Oleh karena itu, berlatihlah sampai presentasimu bisa tersampaikan secara natural. 7. Baca dan revisi presentasi Sebelum presentasi, jangan lupa untuk membaca kembali presentasi yang telah kamu buat. Ini merupakan salah satu upaya meminimalisir kesalahan yang akan terjadi saat presentasi. Pada saat membaca kembali, kamu mungkin juga akan menyadari adanya bagian yang kurang efektif dan bisa merevisinya menjadi versi lebih baik. 8. Latihan gestur tangan Indeed menjelaskan, saat kamu melakukan presentasi, penting untuk latihan gestur tangan sambil berbicara nantinya. Pikirkan apa yang harus kamu lakukan dengan gerakan tangan nantinya, terutama pada bagian-bagian tertentu presentasi. Menguasai gestur tangan akan membantu efektivitas presentasi kamu. 9. Cek kembali perlengkapan presentasi Peralatan yang digunakan dalam presentasi juga harus kamu cek kelengkapannya. Pastikan semua berfungsi dengan baik dan tidak ada yang menjadi kendala teknis. Pastikan slides presentasi sesuai urutan, proyektor bisa digunakan dengan baik, dan pastikan tidak datang terlambat untuk persiapan. 10. Tidur yang cukup Mengutip Effective Presentation, salah satu hal penting sebelum presentasi adalah tidur yang cukup agar kamu terlihat segar dan bersemangat saat presentasi. Keadaan yang tidak fit dan kurang tidur bisa membuat kamu lupa apa yang harus disampaikan dalam presentasi. Hal ini tentu akan mengganggu presentasimu dan membuat profesionalismemu dipertanyakan. Setelah tahu tahap-tahap persiapan presentasi, kamu bisa langsung coba mempraktikkannya sendiri. Untuk belajar lebih banyak tentang membawakan presentasi dan public speaking, kamu bisa baca ragam tipsnya di Glints Blog. Ada banyak info tepercaya di kategori Skills Professional yang bisa membuat penampilanmu saat presentasi makin meyakinkan. Yuk, cek artikelnya sekarang! How Do You Prepare a Good Presentation in 2021 in 12+ Practical Steps? How to Prepare for a Presentation, Even if You're Nervous How to Prepare for a Presentation, with Examples How To Prepare for a Presentation 8 Tips To Get You Ready 7 Things You Need To Do Before A Presentation Mengapa Sebelum Presentasi Harus Mengenal Situasi Dan Pendengar – Presentasi adalah salah satu cara yang efektif untuk menyampaikan informasi ke audiens. Namun, menyampaikan informasi dengan cara ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Sebelum melakukan presentasi, para presenter harus mengenal situasi dan pendengar dengan baik agar presentasi berjalan lancar. Mengapa sebelum presentasi harus mengenal situasi dan pendengar? Berikut adalah beberapa alasan pentingnya Pertama, mengetahui situasi dan pendengar akan membantu menentukan jenis materi yang akan disajikan. Dengan mengetahui lebih banyak tentang pendengar, presenter dapat menyesuaikan materi presentasi agar sesuai dengan kebutuhan audiens. Sebaliknya, jika presenter tidak mengetahui apa yang dibutuhkan audiens, presentasi mungkin akan menjadi tidak efektif atau bahkan gagal. Kedua, mengetahui situasi dan pendengar dapat membantu presenter mempersiapkan presentasi dengan lebih baik. Dengan mengetahui audiensnya, presenter dapat menyesuaikan metode presentasi sehingga dapat menarik perhatian audiens. Misalnya, jika audiens terdiri dari orang tua, presenter dapat menggunakan kata-kata yang lebih sopan dan bahasa yang lebih mudah dimengerti. Ketiga, mengetahui situasi dan pendengar dapat membantu presenter menyajikan presentasi dengan lebih baik. Dengan mengetahui audiensnya, presenter dapat melakukan beberapa penyesuaian seperti menghentikan presentasi sebentar jika audiens membutuhkan waktu untuk memahami informasi yang disampaikan. Keempat, mengetahui situasi dan pendengar akan membantu presenter memilih media yang tepat untuk presentasi. Misalnya, jika audiens terdiri dari anak-anak, maka presenter harus menggunakan media visual untuk menyampaikan presentasi. Kelima, mengetahui situasi dan pendengar akan membantu presenter dalam menjawab pertanyaan yang diajukan audiens. Dengan mengetahui audiensnya, presenter dapat menjawab pertanyaan yang lebih tepat dan lebih memuaskan audiens. Dengan demikian, jelaslah bahwa mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi sangat penting. Ini akan membuat presentasi lebih efektif dan menarik bagi audiens. Para presenter harus benar-benar mengenali audiensnya sebelum presentasi untuk menghindari kegagalan dalam menyampaikan informasi. Daftar Isi 1 Penjelasan Lengkap Mengapa Sebelum Presentasi Harus Mengenal Situasi Dan 1. Mengapa sebelum presentasi harus mengenal situasi dan pendengar? 2. Mengetahui situasi dan pendengar akan membantu menentukan jenis materi yang akan 3. Mengetahui situasi dan pendengar dapat membantu presenter mempersiapkan presentasi dengan lebih 4. Mengetahui situasi dan pendengar dapat membantu presenter menyajikan presentasi dengan lebih 5. Mengetahui situasi dan pendengar akan membantu presenter memilih media yang tepat untuk 6. Mengetahui situasi dan pendengar akan membantu presenter dalam menjawab pertanyaan yang diajukan 7. Mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi sangat 8. Ini akan membuat presentasi lebih efektif dan menarik bagi 9. Para presenter harus benar-benar mengenali audiensnya sebelum presentasi untuk menghindari kegagalan dalam menyampaikan informasi. 1. Mengapa sebelum presentasi harus mengenal situasi dan pendengar? Sebelum presentasi, penting bagi setiap orang untuk mengenal situasi dan pendengar yang akan hadir. Ini penting karena akan membantu Anda untuk menciptakan presentasi yang efektif dan menarik. Dengan mengenal situasi dan pendengar, Anda dapat memastikan bahwa presentasi Anda akan berjalan dengan lancar dan dengan cara yang tepat. Pertama, mengenal situasi akan membantu Anda mempersiapkan presentasi yang tepat. Anda harus mengetahui bagaimana ruangan akan terlihat sebelum presentasi, apakah orang yang hadir akan membawa laptop atau tidak, dan apakah ada alat khusus yang harus Anda gunakan selama presentasi. Ini akan membantu Anda menyesuaikan presentasi Anda sesuai dengan situasi dan mengatur presentasi dengan cara yang tepat. Kedua, mengenal pendengar juga penting. Anda harus mengetahui siapa pendengar yang akan hadir, sehingga Anda dapat memastikan bahwa presentasi Anda sesuai dengan audiens. Misalnya, jika pendengar yang hadir adalah para pakar, Anda harus menyesuaikan presentasi Anda agar lebih komprehensif dan mendalam. Sebaliknya, jika pendengar yang hadir adalah orang-orang yang belum berpengalaman, Anda harus menyesuaikan presentasi Anda untuk membuatnya lebih mudah dipahami. Ketiga, mengenal situasi dan pendengar juga akan membantu Anda mempersiapkan materi presentasi Anda. Ini akan membantu Anda menentukan materi yang relevan dengan situasi dan pendengar. Ini juga akan membantu Anda mengatur materi presentasi Anda dengan cara yang tepat, sehingga mudah dipahami oleh pendengar. Keempat, mengenal situasi dan pendengar juga akan membantu Anda merancang presentasi Anda dengan lebih baik. Ini akan membantu Anda menentukan jenis desain yang akan Anda gunakan, jenis bahasa yang akan Anda gunakan, dan cara yang akan Anda gunakan untuk mengkomunikasikan pesan Anda dengan baik. Kesimpulannya, mengenal situasi dan pendengar sebelum presentasi akan membantu Anda untuk menciptakan presentasi yang efektif dan menarik. Ini akan membantu Anda menyesuaikan presentasi Anda dengan situasi dan pendengar, dan mempersiapkan materi dan desain presentasi Anda dengan cara yang tepat. Dengan demikian, presentasi Anda akan berjalan dengan lancar dan dengan cara yang tepat. 2. Mengetahui situasi dan pendengar akan membantu menentukan jenis materi yang akan disajikan. Sebelum presentasi, penting bagi setiap orang untuk mengenal situasi dan pendengar. Ini adalah kemampuan yang penting bagi orang yang ingin melakukan presentasi yang efektif. Hal ini karena mengetahui situasi dan pendengar akan membantu menentukan jenis materi yang akan disajikan. Mengenal situasi dan pendengar akan membantu Anda menentukan materi yang tepat untuk disajikan dan bagaimana materi tersebut harus disajikan. Misalnya, jika Anda menyajikan presentasi di depan orang yang memiliki pengetahuan yang rendah tentang topik yang Anda bahas, Anda akan menginginkan untuk menyajikan materi secara sederhana dan mudah dipahami. Jika Anda menyajikan presentasi di depan orang-orang yang memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang topik Anda, Anda mungkin ingin menyajikan materi dengan lebih banyak rincian dan konten yang lebih mendalam. Selain itu, mengenal situasi dan pendengar akan membantu Anda menentukan apa yang harus disajikan dan apa yang tidak. Misalnya, jika Anda menyajikan presentasi di depan orang yang memiliki pengetahuan yang rendah tentang topik Anda, Anda mungkin tidak ingin menyajikan materi yang terlalu dalam atau terlalu teknis yang dapat membingungkan pendengar. Atau, jika Anda menyajikan presentasi di depan orang-orang yang memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang topik Anda, Anda tidak ingin menyajikan materi yang terlalu sederhana dan mudah dipahami yang dapat membuat mereka merasa bosan. Mengenal situasi dan pendengar juga akan membantu Anda menentukan bagaimana Anda akan menyajikan materi. Misalnya, jika Anda menyajikan presentasi di depan orang yang memiliki pengetahuan yang rendah tentang topik Anda, Anda mungkin ingin menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan menggunakan lebih banyak contoh untuk membantu mereka memahami materi. Jika Anda menyajikan presentasi di depan orang-orang yang memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang topik Anda, Anda mungkin ingin menggunakan bahasa yang lebih teknis dan menyajikan lebih banyak rincian dan fakta untuk membantu mereka memahami materi. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengenal situasi dan pendengar sebelum presentasi. Ini akan membantu Anda menentukan jenis materi yang tepat untuk disajikan, apa yang harus disajikan dan bagaimana materi tersebut harus disajikan. Dengan mengetahui hal ini, Anda dapat menyajikan presentasi yang efektif dan menarik bagi pendengar. 3. Mengetahui situasi dan pendengar dapat membantu presenter mempersiapkan presentasi dengan lebih baik. Ketika seseorang bersiap untuk melakukan presentasi, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah mengenal situasi dan pendengar. Mengenal situasi dan pendengar akan membantu presenter dalam mempersiapkan presentasi dengan lebih baik. Pemahaman tentang situasi dan pendengar dapat membantu presenter menyesuaikan presentasi mereka dengan lebih baik dan mengurangi kemungkinan kejutan dan ketidakpastian yang mungkin terjadi. Pertama, mengetahui situasi dapat membantu presenter dalam menentukan topik, struktur, dan fokus presentasi. Presentasi harus disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan pendengar. Untuk memastikan agar presentasi menjadi relevan, presenter harus memahami situasi seperti durasi, ruang, dan tingkat pengetahuan pendengar. Ini akan membantu presenter untuk menyusun presentasi mereka dengan cara yang paling efektif dan efisien. Kedua, mengetahui tentang pendengar dapat membantu presenter dalam menyesuaikan gaya berkomunikasi mereka. Setiap pendengar memiliki latar belakang yang berbeda yang harus diperhatikan oleh presenter. Pemahaman tentang latar belakang pendengar akan membantu presenter dalam menentukan bahasa yang digunakan, penggunaan kata-kata, dan bahkan gaya presentasi. Ini juga akan membantu presenter untuk menyesuaikan pendekatan mereka dengan pendengar. Ketiga, mengetahui situasi dan pendengar dapat membantu presenter dalam membuat presentasi yang lebih informatif dan interaktif. Pemahaman tentang situasi dan pendengar akan membantu presenter untuk menyertakan informasi yang relevan dan memastikan bahwa informasi yang disampaikan dapat dimengerti dengan baik oleh pendengar. Ini juga akan membantu presenter untuk menciptakan presentasi yang interaktif dan dapat membantu mereka dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pendengar. Presenter harus memahami situasi dan pendengar sebelum presentasi untuk memastikan agar presentasi mereka menarik dan relevan. Pemahaman yang baik tentang situasi dan pendengar akan membantu presenter dalam membuat presentasi yang informatif, interaktif, dan efektif. Ini juga akan membantu presenter untuk menyesuaikan pendekatan mereka dengan pendengar dan memastikan bahwa presentasi mereka memberikan manfaat untuk pendengar. 4. Mengetahui situasi dan pendengar dapat membantu presenter menyajikan presentasi dengan lebih baik. Mengenal situasi dan pendengar sebelum memberikan presentasi sangat penting untuk memastikan bahwa presentasi berjalan dengan lancar dan menyampaikan informasi kepada pendengar. Mengenal situasi dan pendengar dapat membantu presenter menyajikan presentasi dengan lebih baik. Presenter harus memastikan bahwa mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka dalam presentasi. Ini termasuk mengetahui siapa audiens yang akan hadir, apa yang mereka harapkan dari presentasi, dan bagaimana presentasi akan memenuhi harapan mereka. Dengan mengetahui ini, presenter dapat menyesuaikan presentasi mereka untuk memastikan bahwa mereka menyampaikan pesan yang tepat dan bahwa materi yang dibahas menarik bagi audiens. Presenter juga harus mengetahui lingkungan tempat mereka menyajikan presentasi. Ini termasuk mengetahui fasilitas yang tersedia, seperti alat presentasi yang tersedia dan koneksi internet yang tersedia. Dengan mengetahui apa yang tersedia dan bagaimana alat tersebut dapat digunakan, presenter dapat menyesuaikan presentasi mereka agar lebih mudah dipahami dan lebih berkesan. Presenter juga harus mengetahui bagaimana audiens mereka bereaksi terhadap informasi yang disampaikan. Ini dapat membantu presenter menyesuaikan presentasi mereka sesuai dengan situasi. Misalnya, jika audiens tampak bosan, presenter dapat menambahkan lebih banyak interaksi atau memfokuskan presentasinya pada topik yang lebih menarik. Dengan cara ini, presenter dapat memastikan bahwa pendengar tetap tertarik dan bahwa materi yang disampaikan bermanfaat bagi mereka. Dengan mengetahui situasi dan pendengar sebelum memberikan presentasi, presenter dapat memastikan bahwa presentasinya berjalan dengan lancar dan bahwa informasi yang disampaikan relevan dan bermanfaat bagi audiens. Dengan cara ini, presenter dapat memastikan bahwa presentasinya efektif dan bahwa audiens mendapatkan manfaat yang berkualitas dari presentasi. 5. Mengetahui situasi dan pendengar akan membantu presenter memilih media yang tepat untuk presentasi. Presentasi adalah salah satu cara yang efektif untuk menyampaikan informasi dan gagasan kepada orang lain. Kebanyakan presenter menggunakan media seperti slides, poster, dan video untuk membantu mereka menyampaikan gagasan mereka dengan lebih baik. Mengenal situasi dan pendengar sebelum presentasi adalah sangat penting untuk menentukan jenis media yang paling tepat untuk digunakan dalam presentasi. Ini karena media yang dipilih akan sangat mempengaruhi bagaimana informasi disampaikan dan diterima. Pertama, presentasi hendaknya disesuaikan dengan situasi dan pendengar. Misalnya, jika presentasi diadakan di sebuah kelas, media yang tepat adalah poster, slide, dan video. Namun, jika presentasi diadakan di sebuah konferensi, media yang tepat adalah slide dan video. Kedua, media yang dipilih harus disesuaikan dengan materi yang disampaikan. Misalnya, jika presentasi berfokus pada data atau grafik, slide dan poster adalah media yang paling cocok. Namun, jika presentasi berfokus pada konsep atau ide, video adalah media yang paling tepat. Ketiga, media harus disesuaikan dengan jumlah pendengar. Misalnya, jika presentasi dihadiri oleh banyak orang, media yang tepat adalah slide dan video. Namun, jika presentasi dihadiri oleh sedikit orang, poster adalah media yang paling tepat. Keempat, media yang dipilih harus disesuaikan dengan jenis pendengar. Misalnya, jika pendengar dihadiri oleh orang yang berbeda usia, media yang tepat adalah poster, slide, dan video. Namun, jika pendengar dihadiri oleh orang yang berbeda tingkat keahlian, slide adalah media yang paling tepat. Kelima, media yang dipilih harus disesuaikan dengan waktu yang tersedia. Misalnya, jika waktu yang tersedia sedikit, media yang tepat adalah poster dan slide. Namun, jika waktu yang tersedia banyak, media yang tepat adalah slide dan video. Dengan mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi, presenter dapat memilih media yang tepat untuk presentasi. Ini karena media yang dipilih akan sangat mempengaruhi bagaimana informasi disampaikan dan diterima. Jadi, sebelum menyampaikan presentasi, penting bagi presenter untuk memastikan bahwa mereka memilih media yang tepat untuk presentasi mereka. 6. Mengetahui situasi dan pendengar akan membantu presenter dalam menjawab pertanyaan yang diajukan audiens. Presentasi merupakan salah satu cara untuk menyampaikan informasi kepada orang lain. Dengan presentasi, kita dapat mengungkapkan gagasan, informasi, dan pendapat kita dengan jelas dan terorganisir. Namun, untuk membuat presentasi yang sukses, kita harus memastikan bahwa kita mengenal situasi dan pendengar kita sebelum melakukan presentasi. Mengenal situasi dan pendengar adalah salah satu kunci untuk membuat presentasi yang sukses. Hal ini karena kita dapat menyesuaikan informasi yang kita berikan sesuai dengan kebutuhan audiens. Kita juga akan tahu bagaimana menyampaikan informasi dengan cara yang tepat dan efektif. Ketika kita mengetahui situasi dan pendengar kita, kita akan tahu bagaimana menyampaikan informasi yang tepat dan efektif. Ketika kita mengetahui situasi dan pendengar kita, kita dapat mengatur presentasi kita dengan lebih baik. Kita dapat menyusun presentasi kita dengan lebih baik dan memastikan bahwa kita memberikan informasi yang relevan dan tepat sesuai dengan audiens kita. Kita juga dapat membuat presentasi yang lebih menarik dengan menggunakan bahan visual dan multimedia. Ketika kita mengetahui situasi dan pendengar kita, kita juga akan tahu bagaimana menjawab pertanyaan yang diajukan audiens. Ketika kita mengetahui dengan pasti tentang apa yang pendengar kita ingin tahu, kita akan lebih mudah menjawab pertanyaan mereka. Dengan mengetahui situasi dan pendengar kita, kita akan tahu bagaimana menjawab pertanyaan dengan benar dan relevan. Karena itu, penting untuk mengenal situasi dan pendengar sebelum presentasi. Dengan begitu, kita akan tahu bagaimana menyampaikan informasi yang tepat dan efektif, membuat presentasi yang menarik, dan menjawab pertanyaan yang diajukan audiens dengan benar dan relevan. Dengan demikian, kita dapat memastikan bahwa presentasi kita sukses. 7. Mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi sangat penting. Mengenal situasi dan pendengar sebelum presentasi sangat penting. Hal ini penting untuk mengatur presentasi dan mempersiapkan materi dengan tepat. Sebelum melakukan presentasi, penting untuk mengetahui siapa pendengar, tujuan mereka menonton presentasi, dan apa yang mereka harapkan. Dengan cara ini, Anda dapat menyesuaikan materi dengan segala aspek. Berikut adalah tujuh alasan mengapa mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi sangat penting. Pertama, mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi memungkinkan Anda untuk menyesuaikan materi Anda dengan pendengar Anda. Misalnya, jika Anda tahu bahwa pendengar Anda adalah orang yang berpengalaman dalam bidang Anda, Anda dapat menyesuaikan materi Anda dengan informasi yang lebih mendalam. Jika pendengar Anda adalah orang yang baru belajar tentang topik Anda, Anda dapat menyesuaikan materi Anda agar bisa diakses oleh semua. Kedua, mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi memungkinkan Anda untuk membuat materi yang tepat untuk jenis presentasi Anda. Misalnya, jika Anda tahu bahwa pendengar Anda adalah orang yang berpengalaman, Anda dapat mempersiapkan materi yang lebih mendalam. Jika pendengar Anda adalah orang yang baru belajar tentang topik Anda, Anda dapat mempersiapkan materi yang lebih sederhana. Ketiga, mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi memungkinkan Anda untuk menyesuaikan pendekatan Anda. Misalnya, jika Anda tahu bahwa pendengar Anda adalah orang yang berpengalaman, Anda dapat berbicara dengan lebih teknis. Jika pendengar Anda adalah orang yang baru belajar tentang topik Anda, Anda dapat berbicara dengan lebih santai. Keempat, mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi memungkinkan Anda untuk menyesuaikan gaya bicara Anda. Misalnya, jika Anda tahu bahwa pendengar Anda adalah orang yang berpengalaman, Anda dapat berbicara dengan lebih teknis. Jika pendengar Anda adalah orang yang baru belajar tentang topik Anda, Anda dapat berbicara dengan lebih sederhana. Kelima, mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi memungkinkan Anda untuk menyesuaikan waktu Anda. Misalnya, jika Anda tahu bahwa pendengar Anda adalah orang yang berpengalaman, Anda dapat berbicara lebih lama. Jika pendengar Anda adalah orang yang baru belajar tentang topik Anda, Anda dapat berbicara lebih cepat. Keenam, mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi memungkinkan Anda untuk menyesuaikan tingkat teknis materi Anda. Misalnya, jika Anda tahu bahwa pendengar Anda adalah orang yang berpengalaman, Anda dapat menyajikan materi yang lebih teknis. Jika pendengar Anda adalah orang yang baru belajar tentang topik Anda, Anda dapat menyajikan materi yang lebih sederhana. Ketujuh, mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi memungkinkan Anda untuk menyesuaikan pertanyaan Anda. Misalnya, jika Anda tahu bahwa pendengar Anda adalah orang yang berpengalaman, Anda dapat mengajukan pertanyaan yang lebih mendalam. Jika pendengar Anda adalah orang yang baru belajar tentang topik Anda, Anda dapat mengajukan pertanyaan yang lebih sederhana. Kesimpulannya, mengetahui situasi dan pendengar sebelum presentasi sangat penting. Hal ini penting untuk mengatur presentasi dan mempersiapkan materi dengan tepat. Dengan mengetahui situasi dan pendengar, Anda dapat menyesuaikan materi Anda dengan pendengar Anda, membuat materi yang tepat untuk jenis presentasi Anda, menyesuaikan pendekatan Anda, menyesuaikan gaya bicara Anda, menyesuaikan waktu Anda, menyesuaikan tingkat teknis materi Anda, dan menyesuaikan pertanyaan Anda. 8. Ini akan membuat presentasi lebih efektif dan menarik bagi audiens. Presentasi adalah salah satu cara untuk menyampaikan informasi secara efektif kepada pendengar. Jika Anda ingin melakukan presentasi yang baik, maka Anda harus mengenal situasi dan pendengar Anda terlebih dahulu. Ini akan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan presentasi Anda dengan situasi dan pendengar Anda. Ini akan membuat presentasi Anda lebih efektif dan menarik bagi audiens. Sebelum presentasi, penting untuk mengenal situasi dan pendengar Anda. Ini akan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan presentasi Anda dengan situasi dan pendengar Anda. Ini akan membantu Anda untuk menyampaikan informasi dengan lebih efektif. Anda harus mengetahui informasi seperti jumlah pendengar, usia, latar belakang, tingkat pemahaman, dan lainnya. Ini akan membantu Anda untuk menentukan jenis bahasa yang akan Anda gunakan, jenis materi yang akan Anda sampaikan, dan jenis tingkah laku yang akan Anda keluarkan. Selain itu, Anda juga harus mengenal situasi tempat Anda melakukan presentasi. Anda harus mengetahui informasi seperti kondisi tempat, layar dan proyektor yang tersedia, dan lainnya. Ini akan membantu Anda untuk menyesuaikan presentasi Anda dengan situasi tempat. Anda harus memastikan bahwa semua alat yang Anda gunakan untuk presentasi berfungsi dengan baik. Ini akan memastikan bahwa presentasi Anda berjalan dengan lancar. Presentasi yang efektif harus didasarkan pada kebutuhan dan pemahaman pendengar Anda. Oleh karena itu, Anda harus mengenal pendengar Anda. Anda harus mengetahui latar belakang, minat, dan pengalaman mereka. Ini akan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan presentasi Anda dengan pendengar Anda. Anda harus memastikan bahwa materi yang Anda sampaikan mudah dipahami dan relevan dengan pendengar Anda. Ketika Anda mengenal situasi dan pendengar Anda, Anda akan dapat menyesuaikan presentasi Anda dengan lebih baik. Ini akan membantu Anda untuk menyampaikan informasi dengan lebih efektif dan menarik. Ini akan membantu Anda untuk menciptakan koneksi dengan audiens Anda dan meningkatkan peluang Anda untuk menyampaikan pesan Anda dengan baik. Jadi, mengapa sebelum presentasi harus mengenal situasi dan pendengar? Ini akan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan presentasi Anda dengan situasi dan pendengar Anda. Ini akan membuat presentasi Anda lebih efektif dan menarik bagi audiens. Ini akan membantu Anda untuk memastikan bahwa presentasi Anda berhasil dengan baik dan Anda dapat menyampaikan pesan Anda dengan lebih efektif. Jadi, penting untuk mengenal situasi dan pendengar Anda sebelum presentasi. 9. Para presenter harus benar-benar mengenali audiensnya sebelum presentasi untuk menghindari kegagalan dalam menyampaikan informasi. Sebelum memberikan presentasi di depan orang lain, sangat penting bagi para presenter untuk mengenal situasi dan pendengar. Mengetahui siapa audiensnya dan bagaimana mengoptimalkan presentasi untuk mereka akan memungkinkan presentasi berhasil. Ini adalah alasan mengapa para presenter harus benar-benar mengenali audiensnya sebelum presentasi untuk menghindari kegagalan dalam menyampaikan informasi. Pertama, mengenali audiens sebelum presentasi dapat membantu para presenter untuk memahami apa yang pendengar inginkan. Dengan mengetahui informasi seperti usia, pengalaman, latar belakang, dan tingkat pengetahuan, presenter dapat menyesuaikan informasi mereka untuk memenuhi kebutuhan dan harapan audiens. Ini akan membantu mereka untuk menyampaikan informasi dengan lebih efisien dan relevan. Kedua, mengenali audiens sebelum presentasi juga akan memungkinkan para presenter untuk mengidentifikasi tipe komunikasi yang paling sesuai untuk audiens. Memahami dan menggunakan tipe komunikasi yang tepat akan membantu presenter untuk menghubungkan dengan audiens dan menyampaikan informasi secara efektif. Ketiga, mengenali audiens sebelum presentasi juga dapat membantu presenter untuk mengatur presentasi mereka. Dengan mengetahui apa yang diharapkan audiens, presenter dapat menyesuaikan struktur dan panjang presentasi mereka untuk memenuhi kebutuhan audiens. Ini akan memungkinkan presenter untuk menyampaikan informasi dengan lebih efisien dan efektif. Keempat, mengenali audiens sebelum presentasi dapat membantu para presenter untuk merancang presentasi yang sesuai dengan audiens. Dengan mengetahui apa yang diharapkan audiens, presenter dapat menyesuaikan materi mereka untuk memenuhi kebutuhan audiens. Ini akan memastikan bahwa presentasi mereka relevan dan bermanfaat bagi audiens. Kelima, mengenali audiens sebelum presentasi dapat membantu presenter untuk mengidentifikasi cara yang paling efektif untuk menyampaikan informasi. Dengan mengetahui kebutuhan dan harapan audiens, presenter dapat menggunakan strategi komunikasi yang paling tepat untuk menyampaikan informasi dengan efektif. Keenam, mengenali audiens sebelum presentasi dapat membantu presenter untuk menyesuaikan presentasi mereka dengan cara yang paling efektif untuk menyampaikan informasi. Dengan mengetahui tipe komunikasi yang paling efektif untuk audiens, presenter dapat menyesuaikan cara mereka menyampaikan informasi untuk mencapai hasil maksimal. Ketujuh, mengenali audiens sebelum presentasi juga akan memungkinkan presenter untuk mengidentifikasi tingkat kompleksitas informasi yang akan disampaikan. Dengan mengetahui latar belakang dan tingkat pengetahuan audiens, presenter dapat menyesuaikan tingkat kompleksitas informasi mereka untuk memenuhi kebutuhan audiens. Kedelapan, mengenali audiens sebelum presentasi juga akan memungkinkan presenter untuk mengetahui bagaimana menangani pertanyaan dan tanggapan audiens. Mengerti apa yang diharapkan audiens akan memungkinkan presenter untuk lebih siap untuk menangani pertanyaan dan tanggapan. Terakhir, para presenter harus benar-benar mengenali audiensnya sebelum presentasi untuk menghindari kegagalan dalam menyampaikan informasi. Dengan mengetahui informasi seperti usia, pengalaman, latar belakang, dan tingkat pengetahuan, presenter dapat menyesuaikan informasi mereka untuk memenuhi kebutuhan dan harapan audiens. Mereka juga akan dapat menggunakan tipe komunikasi yang paling sesuai, merancang presentasi yang sesuai, dan menyesuaikan tingkat kompleksitas informasi yang disampaikan. Dengan mengenali audiens sebelum presentasi, presenter dapat menyampaikan informasi dengan lebih efektif dan efisien. Baca Juga Mau Sidang Skripsi dan Bingung Buat Presentasinya? Lihat berbagai template presentasi siap pakai untuk Skripsi, Tesis atau Disertasi Anda. Siapa saja audiens Anda? Presentasi dibuat untuk ditampilkan di hadapan audiens. Audiens yang tertentu. Mereka spesifik dan berbeda-beda pada setiap presentasi. Mengenali siapa audiens Anda – yaitu orang-orang yang akan datang untuk melihat dan mendengarkan Anda – akan membantu kita memahami bagaimana mereka mencerna informasi, dan apa yang ingin mereka dengar dari sebuah presentasi. Keuntungannya? Anda bisa melakukan penyesuaian agar presentasi Anda mampu mempengaruhi audiens dengan efektif. Jika kita melihat 3 komponen yang saling terkait dalam sebuah presentasi, salah satu kunci penting presentasi adalah audiens. Anda tampil memberikan presentasi dan menciptakan sebuah proses komunikasi, adalah untuk mereka. Mengenal Audiens Sangat Penting Tak kenal maka tak sayang, kata orang. Bagaimana memahami dan memberikan apa yang audiens inginkan jika Anda tak mengenal siapa mereka? Ketika Anda tidak tahu sudut pandang apa yang mereka gunakan ketika mendengarkan Anda, proses komunikasi tidak akan terjalin. Anda kesulitan untuk menyambungkan diri dengan mereka, dan mereka kesulitan untuk memahami Anda. Ini berujung pada frustrasi Anda frustrasi karena tidak bisa membuat mereka mengerti, dan mereka pun frustrasi karena kesulitan memahami Anda. Sebaliknya jika Anda mengenal audiens dengan baik. Presentasi yang Anda bawakan menjadi mudah, karena Anda tahu betul apa yang mereka inginkan. Anda dapat menentukan mana informasi yang harus disampaikan dan mana yang tidak perlu. Meyakinkan audiens pun menjadi jauh lebih mudah, karena Anda mengerti faktor apa yang mempengaruhi mereka dalam mengambil tindakan. Mengenal audiens bukan sebatas mengetahui bahwa mereka adalah atasan Anda, rekan kerja, mahasiswa, atau masyarakat umum. Mengenal audiens mencakup mengenal nama, posisi mereka dalam organisasi, keputusan apa yang biasa mereka ambil, dan apa yang mereka butuhkan dari presentasi Anda. Tak kalah penting, mengapa mereka datang untuk menyaksikan presentasi Anda. Kenali audiens. Inilah yang membedakan seorang presenter hebat dari sekumpulan para pelaku presentasi yang biasa saja. Seorang presenter hebat akan terlebih dahulu berusaha mengenali kepada siapa mereka berbicara, kemudian menyesuaikan isi pembicaraan agar relevan dan efektif. Para presenter biasa tidak merasa penting untuk mencari tahu siapa audiensnya. Mereka hanya akan memberikan presentasi yang sama kepada berbagai audiens yang berbeda. Setiap komunikasi bersifat unik. Komunikasi sangat tergantung kepada siapa Anda menyampaikannya dan dalam situasi bagaimana komunikasi itu disampaikan. Presentasi, adalah sebuah komunikasi. Siapa Audiens Presentasi Anda? Sebelum mulai mempersiapkan presentasi, cari tahu siapa saja yang akan hadir dalam presentasi Anda. Semakin lengkap informasi yang Anda punya, Anda akan semakin siap berlaga di medan pertempuran presentasi. Dalam The Art of War, Sun Tzu mengatakan, “Siapa yang mengenal pihak lawan dan mengenal dirinya sendiri, tidak akan terkalahkan dalam seratus pertempuran. Siapa yang tidak mengenal pihak lawan namun mengenal dirinya sendiri, punya peluang seimbang untuk menang atau kalah. Siapa yang tidak mengenal pihak lawan dan tidak mengenal dirinya sendiri, akan kalah dalam setiap pertempuran.” Singkatnya, Sun Tzu mengatakan “Yang mengenali dirinya, mengenali lawannya dan mengenali medan tempurnya, akan memenangkan setiap pertempuran.” Sebuah presentasi adalah medan tempur komunikasi. Anda ingin pesan yang Anda sampaikan diterima sebaik mungkin oleh audiens. Karena itu, kenali kekuatan diri Anda sebagai presenter, kenali lawan Anda audiens serta apa yang mereka harapkan, dan kenali medan pertempuran media komunikasi, tempat presentasi, dan pendekatan khusus yang mungkin Anda perlukan. Maka Anda akan memenangkan setiap presentasi. Apa Saja Yang Perlu Anda Ketahui Dari Audiens? Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari audiens Siapa nama audiens yang akan hadir? Apa posisi mereka dalam organisasi? Apa latar belakang pendidikan, atau pekerjaan mereka? Sejauh mana tingkat pengetahuan mereka terhadap topik yang akan Anda sampaikan? Bagaimana gaya belajar mereka? Apa yang mereka suka untuk didengar, dan apa yang tidak mereka suka? Apa tujuan mereka mendengarkan presentasi Anda? Mengapa mereka perlu mendengarkan Anda? Jadi jangan pernah lupa setiap kali hendak mempersiapkan presentasi, kenali dulu kepada siapa Anda akan menyampaikannya. Dengan demikian Anda bisa menyesuaikan komunikasi yang paling tepat buat mereka.. Download Buku “Presentasi Memukau” Buku yang akan membantu Anda menguasai keterampilan penting dalam menyusun, mendesain dan membawakan presentasi dengan efektif dan memukau. GRATIS! translation by you can also view the original English article Jika Anda telah diminta untuk memberikan pidato publik, Anda mungkin bertanya-tanya apakah itu public speaking dan mengapa itu penting? Pertanyaan tersebut cukup logis jika Anda tidak pernah berpikir banyak tentang berbicara di depan umum sebelumnya. Dalam tutorial ini Anda akan belajar sebuah definisi public speaking dan banyak lagi. Gambar sumber Envato ElementsBerbicara di depan umum penting dalam bisnis, pendidikan, dan arena publik. Ada banyak manfaat untuk berbicara di depan umum entah Anda sebagai seorang individu atau bisnis. Dalam artikel ini, kita akan mendefinisikan public speaking untuk Anda. Kita akan juga membahas pentingnya public speaking pada umumnya serta pentingnya public speaking dalam bisnis. Ditambah lagi, kita akan menghubungkan Anda ke beberapa sumber daya yang dapat membantu Anda menjadi pembicara publik yang lebih baik termasuk beberapa contoh public speaking. Juga, jika Anda ingin mengejar keahlian berbicara di depan umum sendiri, pastikan untuk men-download eBook gratis kami The Complete Guide to Making Great Presentations. Ini akan membantu Anda menguasai proses lengkap presentasi. Definisi Public Speaking Apa itu public speaking? Pada dasarnya, ini adalah presentasi yang diberikan langsung kepada audiensi. Pidato publik dapat mencakup berbagai macam topik yang berbeda. Tujuan dari pidato bisa untuk mendidik, menghibur atau mempengaruhi pendengar. Sering kali, alat bantu visual dalam bentuk slideshow elektronik digunakan untuk melengkapi pidato dan membuatnya lebih menarik bagi pendengar. Presentasi berbicara di depan umum berbeda dari presentasi online karena presentasi online dapat dilihat atau didengarkan sesuai kemauan pemirsa, sementara pidato publik biasanya terbatas untuk waktu tertentu atau tempat. Presentasi online sering terdiri dari slide atau pre-recorded video dari pembicara termasuk rekaman presentasi langsung berbicara di depan umum. Karena public speaking dilakukan langsung kepada penonton, ada beberapa faktor khusus yang perlu dipertimbangkan pembaca. Kita akan segera membahasnya, tapi pertama-tama mari kita kilas balik sejarah public speaking. Sejarah Public Speaking Bagaimana sejarah public speaking? Ada peluang bagus bahwa telah ada public speaking, dalam bentuk satu dan lainnya, selama ada orang-orang. Tapi kebanyakan akademisi dan orang lain yang terlibat dengan berbicara di depan umum, termasuk mereka yang berada di The Public Speaking Project, menelusuri asal-usul public speaking modern kembali ke zaman Yunani dan Romawi. Tentu saja, peradaban tersebut tidak memiliki kemudahan elektronik seperti yang kita punya saatini untuk membantu dengan berbicara di depan umum tidak ada slideshows. Tapi mereka memang memiliki kebutuhan untuk berbicara di depan umum dan mengembangkan metode berbicara di depan umum yang masih dipelajari hari ini. Yunani kuno, khususnya, menggunakan public speaking terutama untuk memuji atau membujuk orang lain. Pada satu titik, semua masyarakat Yunani memiliki hak untuk menyarankan atau menentang hukum selama sidang, yang mengakibatkan perlunya terampil berbicara di depan publik. Public speaking menjadi keterampilan yang diinginkan dan diajarkan. Public speaking pada zaman Yunani disebut retorika. Kemudian, ketika Roma datang ke kekuasaan, public speaking digunakan selama membentuk pemerintahan — Senat Romawi. Bangsa Roma mengadopsi metode retorika berbicara di depan umum orang Yunani. Pada kenyataannya, kebanyakan guru public speaking waktu itu adalah bangsa Yunani. Jika Anda percepat maju ke zaman modern, yang dikenal sebagai gaya bahasa Latin public speaking yang populer di AS dan Eropa hingga pertengahan-20 abad. Setelah Perang Dunia II, rupaya, gaya yang kurang formal dan lebih menyerupai percakapan mulai menjadi populer. Juga, alat-alat elektronik mulai tersedia untuk meningkatkan presentasi publik. Menjelang akhir abad ke-20, alat-alat elektronik beralih ke komputer dan berkembang menjadi perangkat lunak komputer, seperti PowerPoint, yang kita tahu dan gunakan saat ini. Jangan terkecoh. Meskipun pidato publik hari ini kurang formal, masih penting bahwa mereka terorganisir dengan baik. Lebih lanjut tentang hal itu nanti. Sekarang mari kita lihat pentingnya berbicara di depan umum. Pentingnya Public Speaking Jika Anda bertanya pada kebanyakan orang, mereka mungkin akan mengatakan mereka tidak suka berbicara di depan umum. Mungkin bahkan mereka mengaku takut, karena takut berbicara di depan umum adalah rasa takut yang sangat umum. Atau mereka mungkin hanya malu atau tertutup. Untuk alasan ini, banyak orang menghindari berbicara di depan umum jika bisa. Jika Anda salah satu dari orang-orang yang menghindari berbicara di depan umum, Anda melewatkan kesempatan. Selama bertahun-tahun, public speaking telah memainkan peran utama dalam pendidikan, pemerintah, dan bisnis. Kata-kata memiliki kekuatan untuk menginformasikan, membujuk, mendidik, dan bahkan menghibur. Dan kata yang diucapkan bahkan bisa lebih kuat daripada kata-kata tertulis di tangan pembicara yang tepat. Apakah Anda seorang pemilik usaha kecil, mahasiswa, atau hanya seseorang yang bergairah tentang sesuatu-Anda akan mendapatkan keuntungan jika Anda meningkatkan keterampilan public speaking, baik secara pribadi dan profesional. Beberapa manfaat untuk berbicara di depan umum meliputi Meningkatkan kepercayaan diri Ketrampilan riset yang lebih baik Keterampilan deduktif yang lebih kuat Kemampuan melakukan advokasi untuk kasus-kasus Dan banyak lagi Berbicara di depan umum sangat penting untuk bisnis karena mereka butuh menyampaikan pesan kepada pelanggan potensial dan memasarkan bisnis mereka. Orang-orang marketing dan eksekutif sering diharapkan memiliki keterampilan berbicara di depan publik. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang beberapa manfaat berbicara di depan umum, review artikel berikut Selanjutnya, mari kita pelajari cara-cara yang dapat Anda gunakan untuk menjadi lebih baik dalam berbicara di depan umum. Bagaimana Menjadi Pembicara Publik yang Lebih Baik Oke, jadi sekarang Anda memahami manfaat dari berbicara di depan umum, Anda mungkin akan sedikit lebih tertarik. Namun juga, Anda mungkin masih berpikir hal ini tidak untuk Anda. Mungkin Anda pernah memberikan pidato sekali dan itu tidak berjalan dengan baik. Mungkin Anda takut berbicara di depan umum. Atau mungkin Anda berpikir Anda tidak memiliki kemampuan alami untuk memberikan pidato. Sejatinya berbicara di depan umum adalah sebuah keterampilan. Itu bisa dipelajari. Sementara beberapa orang mungkin memiliki kemampuan berbicara yang lebih alami daripada yang lain, atau suara yang lebih menyenangkan, atau lebih karismatik — siapa pun yang dapat berbicara dapat belajar menjadi pembicara publik yang lebih baik saat ini. Ini hanya membutuhkan sedikit pengetahuan dan beberapa usaha. Untuk membantu Anda menjadi lebih baik dalam berbicara di depan umum, kita akan memperhatikan empat bidang ini Menulis pidato Mengatasi rasa takut untuk berbicara Berlatih pidato Memberikan pidato Kita akan mulai dengan menulis pidato. 1. Tulislah Pidato yang Efektif Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menulis pidato yang terorganisasi dengan baik dan menarik. Karena walaupun jika Anda memiliki suara berbicara yang bagus atau banyak karisma, Anda tidak akan memberikan pidato yang baik jika materi Anda tidak bagus. Tutorial berikut dapat membantu Anda belajar menulis pidato yang lebih baik Anda juga akan mengunduh Panduan Lengkap Membuat eBook Presentasi yang Baik sekarang GRATIS dengan berlangganan Buletin Bisnis Tuts +. Pelajari cara membuat ide Anda terbentuk menjadi presentasi yang hebat yang akan menggerakkan audiens Anda. Selain itu, jangan lupa untuk menggunakan alat seperti PowerPoint, Google Slide, atau Keynote. Memiliki template yang tepat untuk dek slide Anda dapat membuat perbedaan besar dalam presentasi. Berikut adalah beberapa template presentasi terbaik yang tersedia 2. Mengatasi Rasa Takut Berbicara Takut berbicara di depan umum sangat nyata dan dapat menahan Anda jika Anda membiarkannya. Jika Anda tidak merasa percaya diri saat memberikan pidato Anda, pendengar Anda dapat mengetahuinya, membuat presentasi Anda kurang efektif. Untungnya, ada beberapa teknik yang akan membantu sebagian besar orang mengelola ketakutan mereka berbicara di depan umum dan menjadi lebih percaya diri. Pertama, mari kita mengatasi rasa takut berbicara di depan umum. Daftar tutorial berikut yaitu beberapa teknik yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi rasa takut berbicara di depan umum Selanjutnya, mari kita berusaha meningkatkan kepercayaan diri Anda. Tutorial berikut memiliki beberapa saran yang dapat membantu Anda merasa lebih baik pada kemampuan berbicara Anda 3. Melatih Pidato Bahkan jika Anda tidak takut berbicara di depan umum, mempraktikkan pidato Anda merupakan langkah penting untuk bisa berpidato dengan efektif. Jika Anda terburu-buru, Anda mungkin tergoda untuk melewatkan berlatih pidato Anda untuk menghemat waktu. Saat melewatkan latihan mungkin tampak seperti ide yang bagus, tapi sebenarnya tidak. Dengan mempraktekkan pidato Anda tidak hanya meningkatkan kemampuan berbicara Anda di depan umum, tetapi Anda juga meningkatkan keakraban Anda dengan presentasi — membuatnya lebih mungkin bahwa pidato Anda akan berjalan lancar. Tutorial ini mencakup daftar praktis untuk membantu Anda melatih pidato Anda dan kiat lainnya 4. Berikan Pidato Sekarang Anda telah menulis pidato yang bagus, merasa lebih percaya diri tentang berbicara di depan umum, dan telah berlatih — Anda siap untuk benar-benar memberikan pidato. Ada beberapa tips dan trik yang dapat Anda gunakan pada hari pidato Anda untuk membuatnya lebih lancar. Ingat, Anda memberikan presentasi sebelum audiens, tempat dan waktu tertentu berlangsung. Jadi, Anda memiliki kekhawatiran tentang tempat berbicara bahwa mereka yang memberikan presentasi online tidak perlu khawatir. Beberapa kekhawatiran umum untuk pembicara publik meliputi Akankah audiens bisa mendengar saya? Apakah tempatnya punya peralatan yang saya butuhkan? Apakah kursinya akan cukup untuk pendengar saya? Berikut tutorial berbicara di depan umum dengan ide-ide yang akan membantu Anda saat Anda memberikan pidato Contoh Berbicara di Depan Umum Contoh-contoh public speaking sangat bagus untuk mempelajari keterampilan baru atau meningkatkan keterampilan yang ada. Itu berlaku untuk berbicara di depan umum juga. Jika Anda mendapat kesempatan untuk mendengarkan beberapa pembicara publik dengan rating bagus, Anda harus melakukannya. Anda dapat mengamati bagaimana pembicara lain memberikan pidato mereka dan meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum Anda sendiri dalam prosesnya. Salah satu sumber besar pidato publik yang direkam adalah Ted Talks, yang merupakan serangkaian presentasi singkat tentang berbagai macam topik. Ted Talks dikenal untuk menarik pembicara kelas dunia dan selebriti. Anda dapat menemukan Ted Talks favorit saya di artikel ini Membuat Presentasi yang Bagus Gratis Unduh eBook PDF Kami juga memiliki pelengkap sempurna untuk tutorial ini, yang akan memandu Anda melalui proses presentasi lengkap. Pelajari cara menulis presentasi Anda, rancanglah seperti seorang profesional, dan persiapkan untuk menyajikan dengan hebat. Unduh eBook baru kami Panduan Lengkap untuk Membuat Presentasi Hebat. Ini tersedia secara gratis dengan berlangganan Tuts + Business Newsletter. Kesimpulan Anda baru saja belajar semua tentang public speaking. Anda tidak hanya sekarang tahu pentingnya berbicara di depan umum, Anda juga telah belajar sedikit tentang sejarah berbicara di depan umum di Roma. Dan, Anda telah belajar definisi public speaking. Kami juga memberi Anda beberapa alat untuk membantu Anda mempelajari cara memberikan pidato publik dan bahkan memberi Anda sumber untuk contoh-contoh percakapan publik yang baik yang dapat Anda pelajari. Anda sekarang harus siap untuk membuat pidato publik Anda sendiri. Jadi, lanjutkan saja. Tuliskan pidato publik itu dan berikan. Anda akan senang telah melakukannya!

mengapa sebelum presentasi harus mengenal situasi dan pendengar